Please wait... X

Pemilu Pilkada Sidoarjo: Kelana Aprilianto-Dwi Astutik Peduli Perajin Batik, Siap Berdayakan UMKM

PDI Perjuangan, 08/Oct/2020

Pilkada Sidoarjo: Kelana Aprilianto-Dwi Astutik Peduli Perajin Batik, Siap Berdayakan UMKM

Didukung Muslimat NU Tanggulangin, Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Muslimat, dan mendapat apresiasi dari para pemuka agama.

 

Surat suara untuk Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Sidoarjo, Kelana Aprilianto-Dwi Astutik yang diusung PDI Perjuangan sudah ditandatangani di depan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo, Rabu (7/10/2020) kemarin.

 

Cawabup Dwi Astutik menjelaskan, pasangan nomor urut 3 Kelana Aprilianto-Dwi Astutik telah menandatangani persetujuan penulisan nama dan foto pasangan calon pada surat suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo tahun 2020.

 

Paslon Sidoarjo BerKelas (Bersama Kelana-Astutik) memilih kostum putih dengan variasi batik Sidoarjo. Desain tersebut menurut Dwi Astutik, memiliki makna ketulusan Kelana Aprilianto-Dwi Astutik mencalonkan diri dalam rangka untuk ibadah.

 

“Baju putih adalah lambang kebersihan, dan ketakwaan, dan merupakan pakaian Islami. Sedangkan variasi batik hijau menandakan bahwa Kelana-Dwi Astutik sangat mencintai produk dalam negeri berupa batik Sidoarjo. Sedangkan warna hijau menandakan jika kami sama-sama merupakan orang NU. Bahkan saya adalah pengurus Muslimat Jawa Timur,” ujar Dwi Astutik kepada klikjatim.com.

 

Batik tulis Jetis yang diproduksi mayoritas warga Kelurahan Jetis Kecamatan Sidoarjo menjadi salah satu ikon Sidoarjo. Para pengrajin batik ini akan menjadi fokus Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik. Salah satu program paslon nomer 3 ini adalah memajukan pariwisata yang ada di Sidoarjo salah satunya melalui kampung mandiri.

 

Dikutip dari klikjatim.com, Dwi Astutik mengunjungi Kampoeng Batik untuk melihat langsung proses membatik. Mulai dari pewarnaan, pelunturan malam, hingga proses melukis. Berdialog bersama para perajin, Dwi Astutik menjelaskan jika Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) harus mendapat prioritas.

 

“UMKM mempunyai peran penting dalam perekonomian. Maka dari itu, pendanaan, pelatihan, pengembangan serta pemasaran menjadi fokus kita,” terang Dwi Astutik, Senin (5/10/2020).

 

Program Kelana-Dwi Astutik ini menjadi angin segar bagi perajin batik di Kampoeng Jetis. Hj. Ratna Mufida, generasi kedua, setelah diturunkan oleh usaha orang tuanya yang berdiri sejak tahun 1953. Kini Tuty meneruskan usaha UMKM tersebut kepada putra semata wayang, Rinaldi Kurnia Edwinsyah.

 

Tuty mengaku jika batik Sidoarjo sudah menjadi incaran para wisatawan. Namun Tuty masih menyayangkan bila warga Sidoarjo sendiri belum banyak yang memakai batik khas Kota Delta.

 

“Saya senang dengan kehadiran Bu Dwi kesini, memompa semangat kami para perajin batik. Batik kami alhamdulillah tetap laku walau musim pandemi seperti saat ini. Saya harapkan kehadiran Bu Dwi ini bisa lebih memperhatikan para UMKM batik Dan kami berharap warga di Sidoarjo juga sering mengenakan batik asli sini. Begitu juga dengan para ASN, pakailah batik Sidoarjo. Itu adalah cara mengangkat ekonomi kami,” harap perempuan yang memberdayakan 25 perajin tersebut.

 

Kampoeng Jetis merupakan salah tempat wisata Kabupaten Sidoarjo yang sudah ada sejak tahun 1675, namun mulai dikenal tahun 1950-an. Jika terpilih menjadi pemimpin Sidoarjo, Kelana Aprilianto-Dwi Astutik akan fokus mengembangkan sektor pariwisata, termasuk Kampoeng Jetis.

 

Sidoarjo BerKelas akan berupaya mendorong sektor pariwisata sebagai penunjang ekonomi masyarakat untuk Sidoarjo Makmur, diantaranya memajukan kampung mandiri, pariwisata reliji, hingga pariwisata sumber daya alam.

 

Dukungan Muslimat NU

 

Kelana Aprilianto-Dwi Astutik juga mendapat dukungan dari PAC Muslimat Nahdlatul Ulama dan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Muslimat (IGTKM) NU, Tanggulangin. Dukungan itu disampaikan di Resto Apung Penatarsewu Tanggulangin, Rabu (7/10/2020).

 

Hj. Jannatul Hasanah Ketua PAC Muslimat NU Tanggulangin mengatakan, seluruh anggota Muslimat NU Tanggulangin telah mengetahui kiprah Cawabup Dwi Astutik. Makanya dia bersama anggota Muslimat  di Tanggulangin akan berusaha sekuat tenaga memberikan dukungan kepada pasangan Sidoarjo Makmur tersebut.

 

“Kita sudah tahu kiprah paslon nomor 3, makanya kita membulatkan tekad untuk untuk mendukung  dan memenangkan pasangan Kelana Aprilianto-Dwi Astutik,” tegasnya kepada klikjatim.com.

 

Menurut koordinator kabupaten, Barokah BerKelas Hj. Imrotul Najwa  juga menyampaikan, pasangan Kelana-Dwi adalah pemimpin amanah yang telah mendapat restu dari para Kyai sepuh. “Jangan pernah ragu untuk memilih pasangan Kelana Aprilianto-Dwi Astutik,” tegasnya.

 

Sementara itu, dari PC NU Sidoarjo KH Kirom menegaskan, pasangan nomor urut 3 Kelana Aprilianto-Dwi Astutik merupakan kader Nahdhlotul Ulama. Cawabup Dwi Astutik adalah pengurus wilayah Muslimat NU, sedangkan Cabup Kelana Aprilianto merupakan Dewan Penasehat PW RMI NU Jatim.

 

Gerakan Disinfeksi Seribu Rumah Ibadah Cegah Covid-19

 

Sementara itu para pemuka agama di Sidoarjo, Jawa Timur juga mengapresiasi sosok paslon Kelana dan Dwi Astutik yang memiliki jiwa toleransi tinggi terhadap umat beragama dalam kegiatan apapun termasuk bakti sosial.

 

Diberitakan infonews.id, menurut salah seorang perwakilan umat Hindu di Sidoarjo, Nyoman Sudiarta, penasehat Pura Jala Siddhi Amertha, sosok paslon BerKelas sangat pro aktif kegiatan sosial dan kemasyarakatan, khususnya mendukung kegiatan keagamaan. Hal itu diwujudkan dalam kampanye sehat Sidoarjo BerKELAS yakni "Gerakan Disinfeksi Seribu Rumah Ibadah".

 

“Pada saat palson lain sibuk ngurus kampanye politik. Pak Kelana dan Bu Astutik lebih memilih mementingkan tempat suci rumah ibadah mulai masjid, gereja, pura, vihara, dan klenteng agar terbebas menjadi klaster baru dalam penyebaran Covid-19. Saya mewakili umat Hindu merasa tersanjung dan mendoakan Pak Kelana dan Bu Astutik agar senantiasa diberikan keselamatan dan kesehatan yang baik dalam mewujudkan program-programnya saat terpilih jadi Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo nanti,”puji Nyoman, Selasa (6/10/2020).

 

Pria purnawirawan TNI AL ini juga berpesan kepada paslon BerKelas, jika terpilih agar bisa tetap memperhatikan secara keumatan khususnya tempat bangunan suci umat beragama. Nyoman bersama warga Hindu lainnya siap mendukung penuh Kelana-Dwi Astutik untuk Sidoarjo lebih makmur dan baik lagi.

 

“Om Swastiastu, saya mewakili warga dilingkungan Pura Jala Siddhi Amertha mendoakan semoga Pak Kelana dan Bu Astutik sekeluarga diberikan kesehatan, keselamatan lahir dan batin, serta berhasil dan sukses dalam Pilkada Sidoarjo ini," ujarnya.

 

Foto: Istimewa

Instagram

Twitter

Facebook