Please wait... X

Berita Tahap Ketiga, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Gorontalo Turun ke Dapil Bagikan 1,5 Ton Beras

PDI Perjuangan, 19/May/2020

Tahap Ketiga, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Gorontalo Turun ke Dapil Bagikan 1,5 Ton Beras

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Gorontalo, La Ode Haimudin sekaligus Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Gorontalo kembali melaksanakan agenda sosial tahap ketiga, kali ini La Ode Haimudin membagikan beras sebanyak 1,5 Ton di salah satu daerah pemilihan (dapil) di Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo.

 

“Ini kepedulian kami sebagai anggota DPRD Provinsi Gorontalo yang telah dipilih masyarakat tanpa ragu-ragu  dan memberikan kami kepercayaan untuk mewakili semua harapan-harapan mereka, apalagi sekarang ini semua kegiatan dibatasi akibat dari pandemik Covid-19, tentu sangat berdampak untuk masyarakat dalam memenuhi kebutuhan mereka. Maka tidak ada salahnya, saya sebagai wakil mereka terpanggil untuk bisa berbagi sedikit rezeki,” kata La Ode Haimudin, Minggu (17/5/2020).

 

Kegiatan kali ini berbeda dengan sebelumnya, karena Ketua DPRD Kabupaten Boalemo Eka Putra Noho turut hadir mendampingi La Ode Haimudin dalam pembagian beras tersebut. Hal ini menambah semangat kader-kader partai di tingkat Kecamatan (PAC Partai) yang dipercaya menyalurkan beras di beberapa desa di wilayah Kecamatan Mananggu. Untuk mempermudah akses keluar masuk jalan desa menggunakan alat transportasi khas Gorontalo yakni bentor atau becak motor.

 

Setelah melepas rombongan PAC Partai, La Ode Haimudin dan Eka Putra Noho door to door mengunjungi rumah-rumah masyarakat yang berada di Desa Keramat, mereka berjalan kaki di bawah terik matahari menelusuri jalan setapak yang diapit kebun jagung untuk menemui warga yang rumahnya jauh dari keramaian.

 

Kegiatan sosial ini mendapatkan respon yang sangat baik dari masyarakat setempat, terlihat dari raut wajah mereka yang awalnya kaget, kemudian tersenyum karena baru disadari bahwa ada wakil mereka yang duduk di DPRD datang berkunjung dengan membawa sedikit rezeki, mengingat bahwa dampak dari pandemi Covid-19 sangat dirasakan mereka yang sehari-hari berjualan di pasar-pasar mingguan. Saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diatur dalam Peraturan Gubernur Gorontalo No. 15 Tahun 2020, pasar mingguan ditiadakan sementara untuk menghindari kerumunan agar masyarakat terhindar dari paparan dan penyebaran virus corona.

Instagram

Twitter

Facebook