Please wait... X

Berita Ketua Umum Megawati Soekarnoputri Instruksikan Kader Kepala Daerah Fokus Memutus Rantai Penyebaran Covid-19

PDI Perjuangan, 07/Apr/2020

Ketua Umum Megawati Soekarnoputri Instruksikan Kader Kepala Daerah Fokus Memutus Rantai Penyebaran Covid-19

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menginstruksikan kepada para kepala daerah kader PDI Perjuangan di Indonesia untuk fokus bergotong royong memutus mata rantai penyebaran coronavirus.

 

"Kita harus putus mata rantainya, masyarakat perlu dipandu, mereka perlu pemimpinnya ada, jangan diam saja, tapi harus disiplin. Buat jarak 2 meter, selalu memakai masker, dan dimanapun harus selalu mencuci tangan," kata Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam telekonferensi, Rabu (2/4/2020).

 

Ketua Umum melakukan telekonferensi kepada sekitar 146 kepala daerah dari Kader PDI Perjuangan di seluruh Indonesia, termasuk Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. Pertemuan lewat media online ini dipandu Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto dan sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan. Mereka adalah Puan Maharani, Prananda Prabowo, Juliari P Batubara, dan Eriko Sotarduga.

 

Megawati menyampaikan 7 hal penting kepada kader kepala daerah untuk memutus penyebaran corona, yaitu:

 

Pertama, agar seluruh kader PDI Perjuangan dapat mensosialisasikan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait dengan pemakaman jenazah penderita coronavirus diease 2019 atau Covid-19.

 

Kedua, agar seluruh kader Partai di Tiga Pilar Partai terus mencermati perkembangan situasi untuk bergerak cepat melakukan langkah antisipasi.

 

Ketiga, fokus berupaya menghentikan penularan dengan karantina, menjaga jarak sejauh 2 meter, mencuci tangan, menggunakan masker, serta fokus mempersiapkan sistem logistik kebutuhan pokok bagi rakyat miskin.

 

Keempat, agar seluruh kepala daerah dapat mempelajari dan mendukung program bantuan pengamanan sosial.

 

Kelima, menyiapkan lahan pemamakaman secara khusus untuk korban bencana dalam keadaan darurat.

 

Keenam, meminta agar seluruh kader PDI Perjuangan terus mengedepankan kerja gotong royong untuk kemanusiaan.

 

Ketujuh, mendorong gerakan menanam terhadap tanaman apapun yang dapat dikonsumsi. "Kita mesti menjaga diri kita sendiri, tetapi juga sebagai pemimpin kita juga harus memberi contoh kepada orang banyak," ujar Ketua Umum Megawati.

 

Hendi dan Anas siap jalankan instruksi

 

Menanggapi instruksi tesebut, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi sebagai kader PDI Perjuangan di Ibu Kota Jawa Tengah siap mengawal dan menjalankan tugasnya.

 

"Poin- poin yang disampaikan Ibu Ketua Umum menjadi guidance yang penting bagi kami. Misalnya terkait sosialisasi pencegahan dan bantuan pengamanan sosial yang hari ini sudah berjalan di Kota Semarang, akan kami tingkatkan lagi," ujar Hendi sapaan Wali Kota Semarang. 

 

Terkait persiapan area pemakaman korban bencana dalam keadaaan darurat dan gerakan menanam tanaman untuk dikonsumsi, Hendi mengatakan, Kota Semarang sudah melakukan hal tersebut.

 

"Untuk area pemakaman khusus, Pemerintah Kota Semarang telah menyiapkannya untuk keadaaan darurat di daerah Mijen. Untuk gerakan menanam tanaman, Pemkot Semarang telah mendorongnya melalui pembagian 10.000 paket jamu rempah cegah Corona. Jamu ini juga dapat dibuat oleh masyarakat secara mandiri," ujar Hendi.

 

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas juga menyatakan hal serupa dengan Wali Kota Semarang, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menginstruksikan kepala daerah mengutamakan kesehatan rakyat di tengah wabah virus corona di tanah air.

 

Instruksi tersebut, menurut Anas, disampaikan saat telekonferensi bersama seluruh kepala daerah se-Indonesia kader PDI Perjuangan dengan bahasan fokus pada penanganan penyebaran Covid-19.

 

"Ibu Mega meminta kepala daerah fokus pada upaya mencegah penyebaran Covid-19, mengutamakan kesehatan dan keselamatan rakyat, melindungi warga miskin dan menjaga ekonomi rakyat," ujar Anas, Rabu (1/4/2020).

 

Menurut Anas, arahan Ketua Umum menjadi penyemangat para kepala daerah untuk terus bekerja bersama Pemerintah Pusat menghadapi pandemik Covid-19 saat ini.

 

Megawati, lanjut Anas, juga mengingatkan agar daerah memastikan adanya refocusing dan realokasi APBD untuk penanganan pandemi virus corona, baik dari sisi kesehatan sebagai prioritas utama, jaring pengaman masyarakat miskin dan upaya-upaya strategis memulihkan ekonomi lokal.

 

"Kami kembali diingatkan agar benar-benar memperhatikan aspek medis, dari kesiapan ruang isolasi, sumber daya manusia tenaga kesehatan, alat pelindung diri untuk tenaga medis hingga alat penunjang lainnya," jelasnya.

 

Para kepala daerah kader PDI Perjuangan, lanjut Anas, juga diingatkan Megawati agar membuat skema penanganan dari berbagai aspek dan segera mengeksekusinya, termasuk pentingnya kerja sama antardaerah.

 

"Ibu Megawati juga menyampaikan pentingnya physical distancing demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Harus disiplin mengikuti saran para ahli kesehatan dan Presiden Jokowi," katanya.

 

Megawati disebutnya memberi masukan berharga terkait program jaring pengaman untuk memastikan kebutuhan dasar warga miskin bisa terpenuhi dengan baik melalui kolaborasi program pemerintah pusat dan daerah.

 

"Jaring pengaman di daerah juga bisa diintensifkan melalui semangat gotong royong berbagai elemen," tutur Anas.

 

Dari berbagai sumber

Instagram

Twitter

Facebook