Please wait... X

Berita PDI Perjuangan: RAPBD 2020 Kabupaten Subang Belum Berpihak pada Rakyat

PDI Perjuangan, 11/Nov/2019

PDI Perjuangan: RAPBD 2020 Kabupaten Subang Belum Berpihak pada Rakyat

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat menilai Kebijakan Umum Anggaran dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2020, belum berpihak pada rakyat. Ada beberapa poin yang disoroti mulai dari pinjaman daerah, rasionalitas anggaran hingga keberpihakan pada masyarakat. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan H. Adik LF Solihin, Minggu (10/11/2019).

 

“Setelah kami kaji, RAPBD tahun 2020 belum mencerminkan keberpihakan pada rakyat. Tidak terlihat skala prioritas dan target capaian satu tahun mendatang,” kata H. Adik.

 

Menurut H. Adik, Fraksi PDI Perjuangan menilai masih banyak potensi-potensi yang masih bisa digali dalam hal pendapatan seperti dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pariwisata, perhotelan, pajak reklame serta retribusi parkir.

 

Belum lagi soal pinjaman daerah sebesar Rp 400 miliar, H. Adik menilai, Pemda Kabupaten Subang masih harus menjelaskan secara komprehensif mengenai sistem pengembalian dan suku bunga yang harus dibayar. “Jangan sampai nanti masyarakat yang terkena imbasnya,” jelasnya.

 

Selain itu, Fraksi PDI Perjuangan juga menyoroti adanya indikasi anggaran ganda serta biaya yang tidak rasional dalam RAPBD Tahun 2020. Seperti penyusunan database kebudayaan sebesar Rp 204.225.000 serta workshop juri urusan kebudayaan sebesar Rp 100.000.000 pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

 

“Pemda Subang harus menjelaskan itu, peruntukan anggaran harus jelas dan rasional,” ungkapnya.

 

Tidak hanya itu, Fraksi PDI Perjuangan juga menyoroti keberpihakan anggaran pemerintah pada nasib nelayan di wilyah terdampak pembangunan Pelabuhan Patimban. Bahkan, beberapa waktu terakhir terjadi dua aksi di hari yang sama ditempat yang berbeda.

 

“Soal nasib masyarakat terdampak pembangunan harus jadi perhatian, termasuk soal BUMD di dalamnya. BUMD yang dapat memberi PAD bagi Pemda, yang bisa memberikan kontribusi yang signifikan bagi daerah,” pungkasnya.

Instagram

Twitter

Facebook