Please wait... X

Berita Sekjen PDI Perjuangan Resmikan Pembangunan Kantor DPD Kalteng

PDI Perjuangan, 05/Nov/2019

Sekjen PDI Perjuangan Resmikan Pembangunan Kantor DPD Kalteng

Siapkan calon pemimpin nasional, PDI Perjuangan perkuat infrastruktur kepartaian.

 

DPP PDI Perjuangan berkomitmen untuk terus melahirkan calon pemimpin nasional dari daerah seperti halnya Joko Widodo yang awalnya wali kota Solo, kemudian menjadi presiden RI. Oleh karena itu, PDI Perjuangan terus melakukan kaderisasi kepemimpinan melalui pemantapan infrastruktur partai, termasuk pembangunan kantor baru.

 

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Sabtu (26/10/2019). Hasto mengunjungi Palangka Raya dalam rangka peletakan bata pertama pembangunan kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Kalteng.

 

"Kantor ini desainnya sebagai pusat pengorganisasian kegiatan partai. Maka ada ciri kebudayaan kita dengan rumah Betang, mengingat PDI Perjuangan selalu kukuh dengan jalan kebudayaan," kata Hasto saat menyampaikan kata sambutan pada pembangunan gedung yang berlokasi di Jalan Ir. Soekarno, Palangka Raya itu.

 

Turut bersama Hasto dalam kunjungan ke Kalteng adalah Wakil Sekjen PDI Perjuangan Arif Wibowo. Hasto di acara yang juga dihadiri Gubernur Kalteng Sugianto Sabran itu menegaskan, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berpesan bahwa membangun kantor untuk kegiatan partai merupakan bagian dari proses pelembagaan politik.

 

Hasto menambahkan, PDI Perjuangan pada Kongres V di Denpasar, Bali beberapa bulan lalu telah menegaskan diri sebagai partai pelopor. Ada dua ciri partai partai pelopor. Ciri pertama adalah kantor partai sebagai pusat pendidikan politik kader. Berdasarkan penelitianmayoritas kepala daerah yang berkomitmen terhadap Pancasila, NKRI dan menjalankan konstitusi adalah berasal dari PDI Perjuangan. 

 

“Ini bisa terjadi karena proses kaderisasi politik yang benar. Terbukti pada 2014 lalu, kaderisasi itu berpuncak dengan berhasilnya Jokowi muncul sebagai pemimpin yang berasal dari bawah untuk menjadi presiden,” tutur Hasto. 

 

Menurut Hasto, Jokowi berproses dari wali kota hingga menjadi presiden. Karena itu, kemunculan Jokowi merupakan bukti proses demokrasi di PDI Perjuangan yang tumbuh dan dimatangkan dari bawah.

 

"Maka dengan adanya kantor partai ini, proses pelembagaan politik untuk kepemimpinan tetap dilakukan, sehingga dari Kalteng ini nanti muncul pemimpin nasional," ucap Hasto disambut tepuk tangan kader Partai. 

 

“Partai terus berupaya konsisten melakukan kaderisasi. Maka pemimpin bangsa akan dilahirkan dari rahim PDI Perjuangan."

 

Adapun ciri kedua partai pelopor adalah memiliki SDM kepartaian yang andal. Hasto mengharapkan kantor DPD PDI Perjuangan Kalteng kelak menjadi pusat rekrutmen, kaderisasi, hingga advokasi rakyat yang sebaik-baiknya.

 

Hasto kembali mengutip pesan Megawati tentang pentingnya menghadapi gempuran pihak-pihak yang berupaya mengganti ideologi Pancasila. Menurutnya, kantor-kantor PDI Perjuangan  harus menjadi pusat kegiatan untuk menumbuhkembangkan kebudayaan nasional.

 

“Sehingga kebudayaan nasional kita tak tergusur asing. Baik kebudayaan dari AS, Eropa maupun Timur Tengah. Seperti kata Bung Karno bahwa Indonesia yang berkepribadian dalam berkebudayaan," beber Hasto.

 

Hasto pun berterima kasih dan mengapresiasi kegotongroyongan kader-kader Partai dalam membangun kantor baru. "Kami mohon doanya agar PDI Perjuangan selalu dapat menjalankan tugas kerakyatan dan kebangsaannya, dan memberikan dukungan paling efektif bagi kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf Amin," tandas Hasto.

 

Pada kesempatan sama Ketua DPD PDI Perjuangan Kalteng Arton S Dohong menyatakan, mengatakan kantor baru itu terdiri dari dua gedung di atas lahan seluas 4.500 meter persegi. Satu bangunan merupakan rumah Betang khas Dayak dengan daya tampung 200-300 orang. 

 

“Bangunan didesain sebagai rumah Betang, yang merupakan rumah adat setempat. Ini demi melestarikan adat Kalimantan Tengah," kata Arton.

 

Arton menargetkan kantor baru untuk DPD PDI Perjuangan Kalteng selesai dan bisa ditempati pada Maret 2020. Adapun kebutuhan anggaran untuk membangun kantor baru itu mencapai Rp 8 miliar. 

 

"Besar harapan kami semoga proses hari ini menjadi penyemangat, dan kantor ini bisa meningkatkan rasa percaya diri seluruh kader PDI Perjuangan Kalteng di semua tingkatan dan jenjang," pungkas Arton.

 

Instagram

Twitter

Facebook