Please wait... X

Berita Megawati Soekarnoputri, “Elektabilitas PDI Perjuangan Tinggi karena Dekat dengan Rakyat”

PDI Perjuangan, 21/Feb/2019

Megawati Soekarnoputri, “Elektabilitas PDI Perjuangan Tinggi karena Dekat dengan Rakyat”

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei terbaru yang menyatakan PDI Perjuangan unggul pada hampir semua segmen pemilih. Para kader sebaiknya tidak terlena melihat hasil tersebut. Ketua Umum Megawati Soekarnoputri pernah menginstruksikan kepada para caleg DPR RI kader PDI Perjuangan harus sering turun ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing untuk menyapa, menyelami, dan bekerja bersama rakyat.

Instruksi Megawati disampaikan saat menutup Pelatihan Kader Fungsional Bertugas di Kantor Partai dan membuka Pembekalan Caleg DPR RI Gelombang III di kantor DPP PDI Perjuangan, Jl. Diponegoro 58, Jakarta, Kamis (15/11/2018) lalu. (lihat: https://pdiperjuangan.id)

"Meskipun saya tidak sepenuhnya mempercayai hasil survei, namun elektabilitas PDI Perjuangan yang tinggi hingga sekarang, itu karena kedekatan kita bersama rakyat," jelas Megawati.

Megawati meyakini dengan stabilitas PDI Perjuangan saat ini, elektabilitas tersebut tidak akan menurun saat Pemilu 2019.

"Saya seyakin-yakinnya, haqqul yaqin pada diri saya karena saya punya ideologi, saya tahu apa yang saya kerjakan, bahwa yang paling utama adalah menyentuh rakyat. Tidak ada jalan lain," ujar Megawati.

Seperti ditulis mediaindonesia.com,  PDI Perjuangan unggul pada hampir semua segmen pemilih, yakni pada segmen pemilih muslim, pemilih minoritas, pemilih milenial, pemilih wong cilik, dan pemilih emak-emak (perempuan), hanya pada segmen terpelajar PDI Perjuangan tidak unggul dan ditempati oleh Gerindra.

PDI Perjuangan unggul di aneka kantong suara dan menjadikannya juara satu dengan 23,7%. Kemudian Gerindra runner up dengan 14,6%. Golkar ada diposisi ketiga dengan 11,3%. NasDem tampil sebagai kekuatan baru dan Perindo sebagai partai baru yang mulai menggeliat.

Kemudian, pada kantong pemilih muslim dengan base 85% dari total pemilih, PDIP masih paling unggul dengan perolehan suara 18,4%. Kemudian, disusul Gerindra 16,6%, Golkar 11,0%, PKB 9,3%, dan Demokrat 5,9%.

"Khusus di pemilih muslim, hasil survei LSI dari Agustus 2018 sampai Januari 2019, PDIP masih banyak dipilih oleh pemilih muslim. Kemudian di segmen pemilih muslim, PKS, NasDem, dan PPP bersaing sangat ketat," ujar Rully Akbar peneliti senior LSI di Jakarta, Rabu (21/2/2019)

Pada kantong pemilih minoritas dengan base 15% dari total pemilih, menurutnya PDIP masih paling unggul dengan perolehan suara 54,7%. Kemudian disusul Golkar 13,5%, NasDem 3,5%, Gerindra 2,9%, dan Demokrat 2,4%.

"Khusus di pemilih minoritas berdasarkan hasil survei kami dari Agustus 2018 hingga Januari 2019, PDIP unggul telak sekali di pemilih ini. Lebih dari 50% minoritas memilih PDIP. Golkar juga melampaui Gerindra," jelas Rully.

Pada kantong suara pemilih milenial dengan base 45% dari total pemilih, PDIP kembali meraup kemenangan dengan perolehan suara 20,1%. Kemudian disusul Gerindra 16,2%, Golkar 9,7%, Demokrat 7,2%, dan PKB 7,1%. Sementara pada kantong suara pemilih wong cilik dengan base 50% dari total pemilih, partai berlogo banteng moncong putih kembali merajai kontestasi dengan perolehan suara 22,8%. Kemudian disusul Gerindra 12,9%, Golkar 11,6%, PKB 11,3%, NasDem 4,3%.

Instagram

Twitter

Facebook