Please wait... X

Berita Megawati Soekarnoputri, “Anak Muda Penyebar Berita Bohong Cenderung Cengeng dan Tidak Memiliki Tanggung Jawab”

PDI Perjuangan, 08/Jan/2019

Megawati Soekarnoputri, “Anak Muda Penyebar Berita Bohong Cenderung Cengeng dan Tidak Memiliki Tanggung Jawab”

Nada suara Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri terdengar tegas ketika menyoroti maraknya penyebaran berita bohong alias hoaks di media sosial. Megawati menilai anak-anak muda Indonesia yang suka menyebar berita bohong cenderung cengeng dan sama sekali tidak memiliki tanggung jawab.

“Karena nggak punya tanggung jawab ya itu, senang banget sih hoaks, banyakan. Ya datang dong ke sini, saya ingin berdebat dengan dia. Ayo saya tantangin, saya mau berdialog. Banyaknya hoaks ini muncul dari kalangan anak-anak muda karena mereka belum menjadi ‘seseorang’. Kelak ketika mereka nanti sudah menjadi seseorang, anak-anak muda itu akan merasakan sendiri dampak dari hoaks seperti apa,” kata Megawati Soekarnoputri di hadapan ratusan anak muda peserta dialog interaktif “Bu Mega Bercerita” di kantor DPP PDI Perjuangan Jl. Diponegoro 58, Jakarta, Senin (07/01/2019).

Lebih lanjut Megawati Soekarnoputri mengingatkan, bila kelak nanti di antara peserta nanti menjadi seseorang akan merasakan betapa susahnya mengatasi dampak hoaks seperti yang sekarang marak terjadi. “Coba aja nanti, Ibu doakan suatu saat ada yang jadi, tapi ingat ya saya,” ujar Megawati sambil tertawa.

Untuk menangkal hoaks, tanpa bermaksud menyombongkan diri Megawati meminta pemuda-pemudi Indonesia mencontoh pengalamannya. Pengalaman Presiden RI ke-5 ini semasa menjadi milenial perlu diteladani kalangan anak muda. Saat berusia 14 tahun Megawati diajak Bung karno menghadiri KTT Asia Afrika di Beograd tahun 1961. Ketika itu Megawati tanpa rasa gentar berbicara menggunakan Bahasa Inggris dengan mantan Perdana Menteri India Jawaharlal Nehru. Megawati juga mengenakan pakaian kebaya dan berkain batik sebagai simbol identitas nasional.

“Saya bukan omong kosong, ini buktinya kan pada tanya bisa Bahasa Inggris enggak? Yang penting Pak Nehru mengerti. Itu saat usia 14 tahun, apa artinya? Itulah penggemblengan yang pada jiwa dan badan anak-anak muda seharusnya seperti itu,” tutur Megawati.

Kegiatan dialog interaktif “Bu Mega Bercerita” adalah cara PDI Perjuangan mengajak anak muda berpolitik untuk membangun peradaban Indonesia lebih maju dan baik. Dialog yang diikuti kalangan muda dari berbagai daerah tersebut merupakan rangkaian acara menyambut HUT PDI Perjuangan ke 46 yang diperingati setiap 10 Januari.

Instagram

Twitter

Facebook