Please wait... X

Berita Megawati Soekarnoputri: “Jati Diri Indonesia Adalah Kekhasan Kita, Jangan Pernah merasa Rendah Diri”

PDI Perjuangan, 21/Sep/2018

Megawati Soekarnoputri: “Jati Diri Indonesia Adalah Kekhasan Kita, Jangan Pernah merasa Rendah Diri”

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dalam pidato peluncuran atribut Partai untuk pemilih muda mengatakan, kaum milenial boleh mengikuti berbagai perkembangam yang ada saat ini. Bernyanyi cepat ala hip hop, berjoget lincah ala K-Pop, atau kesenian lainnya.

"Tetapi yang tidak boleh dilupakan adalah jati diri kalian. Kita ini orang Indonesia, biarlah orang Amerika melihat kita dengan kekhasan kita, jati diri kita. Jangan pernah merasa rendah diri menjadi orang Indonesia," kata Megawati disambut tepuk tangan para kader yang hadir.

Menurut Megawati, Indonesia masih memiliki banyak kekurangan pemuda yang terjun dalam ranah kebudayaan. Kekurangan ini jangan sampai luput dari perhatian generasi milenial.

"Saya hanya khawatir orang asing belajar gamelan, menari tari Indonesia, tetapi orang Indonesia belajar menari yang saya sebutkan tapi, tidak belajar kesenian kita, budaya kita. Yang sini kebawa kesana, yang sana kebawa kesana. Kita mau jadi apa? Saya tidak tahu. Ini tanggungjawab generasi muda, mempertahankan jati dirinya atau tenggelam," jelas Megawati.

Megawati kemudian menceritakan pengalamannya bersentuhan dengan generasi milenial. "Kebetulan sekali saya punya cucu memang anak-anak tanggung. Jadi mereka sangat tahu sekali yang namanya milenial. Mereka dekat dengan saya. Jadi saya sering tanya apa toh milenial itu keinginannya," lanjut Megawati.

Ternyata milenial memiliki keinginan untuk bebas dan merdeka. Namun, Megawati mengingatkan, kebebasan itu harus dilandasi oleh tanggung jawab untuk menunaikan kewajiban.

Lebih lanjut, Megawati menyampaikan optimismenya bahwa PDI Perjuangan akan menang di Pemilu 2019. Sebab, penetrasi yang dilakukan Partai ke generasi milenial sungguh nyata. 

"Kalau kayak gini saya bilang ke Sekjen masak sih PDI Perjuangan enggak menang, wong pakai baju-baju gini, yang lain belum ada loh," ujar Megawati.

Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan, peluncuran atribut milenal sebagai bentuk kreativitas politik dalam menyambut tahapan kampanye. Langkah ini juga sebagai sebuah kegembiraan politik, namun kental dengan tradisi kebudayaan.

"Hari ini, PDI Perjuangan meluncurkan tagline partai dan atribut partai yang ditujukan untuk kaum muda, kaum milenial. Nanti akan diluncurkan langsung oleh Ibu Megawati," kata Hasto, di Jakarta, Kamis (20/9/2019).

PDI Perjuangan selalu menampilkan terobosan baru dalam politik. Selain dikenal sebagai partai ideologis yang modern dengan sekolah partai, sekolah kader, dan sekolah kepala daerah, PDI Perjuangan juga tercatat sebagai satu-satunya partai di ASEAN yang menerima penghargaan kualitas manajemen mutu ISO-9001:2015.

Menurut Hasto, desain atribut yang diluncurkan menyentuh alam rasa kaum milenial dan mengedepankan kreativitas. Semangat itu pula yang mewujudkan keputusan PDI Perjuangan mencalonkan Jokowi-Ma'ruf Amin. Adapun Ma’ruf Amin sudah berkomitmen agar kepemimpinan pasca-2024 adalah kepemimpinan milenial.

"Dengan demikian, perpaduan Jokowi-Ma'ruf Amin adalah kepemimpinan transisional untuk masa depan Indonesia Raya dimana ke depan tidak boleh lagi ada berbagai persoalan terkait Pancasila, NKRI dan kebhinnekaan Indonesia. Sebab semua untuk kebesaran Indonesia," pungkas Hasto.

Instagram

Twitter

Facebook