Please wait... X

Berita Sekjen PDI Perjuangan: “Pak Jokowi dan Ibu Megawati Satu Kesatuan Kepemimpinan untuk Rakyat”

PDI Perjuangan, 05/Sep/2018

Sekjen PDI Perjuangan: “Pak Jokowi dan Ibu Megawati Satu Kesatuan Kepemimpinan untuk Rakyat”

Pertemuan antara Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dan Presiden Jokowi terus dilakukan secara intens di Istana Batu Tulis.

“Pertemuan pada hari Minggu malam berlangsung selama 1 jam 50 menit. Beberapa hal strategis dibahas terkait hasil kunjungan Presiden Bank Dunia, Persiapan Asian Games, berbagai agenda strategis bangsa dan negara, termasuk pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden,” kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Minggu (8/7/2018).

Pertemuan kedua pemimpin secara periodik baik di Istana Merdeka, Istana Bogor, maupun Istana Batu Tulis tersebut sangat penting. Istana Batu Tulis sangat cocok, teduh, menghadap Gunung Salak dengan gemuruh air sungai yang menciptakan suasana kontemplatif, serta  membangun suasana kebatinan yang baik untuk membahas berbagai agenda strategis bangsa dan negara, jauh di atas kepentingan pribadi atau golongan. “Semua yang dibahas untuk kemajuan Indonesia Raya,” ujar Hasto.

Pertemuan Batu Tulis tersebut menepis berbagai anggapan dari para pengamat politik yang mencoba membuat jarak bahkan memisahkan antara Presiden Jokowi dengan Ibu Megawati dan PDI Perjuangan. Megawati dan Jokowi keduanya bersinergi saling melengkapi dan satu kesatuan.

“Ibu Mega sangat kokoh dalam prinsip, dan berpolitik dengan keyakinan untuk rakyat; sementara Pak Jokowi dengan kemampuan teknokratisnya serta model kepemimpinan yang membangun dialog, merangkul, dan terus membumikan Pancasila dalam tradisi kepemimpinan yang turun ke bawah, atau merakyat. Kedua pemimpin bangsa tersebut saling melengkapi dan disatukan oleh ikatan emosional dengan Bung Karno, Proklamator dan Bapak Bangsa Indonesia,” jelas Hasto.

Berkaitan dengan siapa yang akan diputuskan sebagai cawapres, nama sudah mengerucut dan sudah dikantongi Pak Jokowi. “Pengumuman dilakukan pada momentum tepat, dan dalam cuaca yang cerah, secerah ketika matahari terbit dari timur. Jadi tunggu saja dan sabar,” ujar Hasto menirukan apa yang disampaikan Megawati Soekarnoputri. (pram)

Instagram

Twitter

Facebook