Please wait... X

Berita PDI Perjuangan Lampung Barat Daftarkan Diri selaku Peserta Pemilu

, 12/Oct/2017

PDI Perjuangan Lampung Barat Daftarkan Diri selaku Peserta Pemilu

PDI Perjuangan Lampung Barat secara resmi mendaftarkan diri sebagai partai peserta Pemilu tahun 2019, Rabu, 11 Oktober 2017. Pendaftaran tersebut berlangsung meriah karena diiringi puluhan pengurus dan simpatisan partai berlambang Banteng.

Selain diiringi kader dan simpatisan partai, kegiatan tersebut juga diarak dendangan alunan musik khas Lampung yakni Hadra, dan gerakan pencak silat. Menariknya lagi selama prosesi penyerahan berkas ke KPUD, ada hiburan kuda kepang yang digelar di depan kantor tersebut. 

Iring-iringan jalan kaki rombongan diikuti langsung Ketua DPC PDI Perjuangan Lampung Barat sekaligus Bupati terpilih, Parosil Mabsus, beserta Sekretaris  Edi Novial yang juga ketua DPRD Lampung Barat. Rombongan ini mengusung konsep Kebhinnekaan dengan membawa simbol burung Garuda, poster ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri dan poster sang proklamator kemerdekaan RI Ir. Soekarno. 

Ketua DPC PDI Perjuangan Lampung Barat Parosil Mabsus mengatakan kehadiran pengurus PDI Perjuangan tersebut sebagaimana instruksi DPP untuk mendaftarkan secara serentak se Indonesia. ”Kita mengikuti instruksi DPP, serentak hari ini PDI Perjuangan se-Indonesia mendaftar ke KPU,” kata Parosil. 

Bupati terpilih Lampung Barat itu menegaskan jika sebagian besar yang ikut mendaftar ke KPU itu bukan pengurus partai melainkan komunitas masyarakat. “Ada sebagian pengurus, tapi kebanyakan kita libatkan komunitas, kita ingin tunjukan bahwa PDI Perjuangan komitmen mengusung Kebhinnekaan," kata dia.

Pak Cik sapaan akrab Parosil Mabsus, sangat yakin PDI Perjuangan akan menjadi parpol peserta Pemilu 2019 yang tetap komitmen memperjuangkan amanah rakyat. ”Kami yakin konsep Kebhinekaan dan persatuan  itu nantinya akan menjadikan PDI Perjuangan mendapat tempat di hati masyarakat,” kata Parosil. 

Sebelumnya, Selasa 10 oktober 2017 Partai Perindo juga mendaftarkan diri selaku parpol peserta pemilu, namun berkas parpol tersebut ditolak KPU karena berkasnya belum valid, bahkan dua kali diperbaiki karena tidak memenuhi syarat. saibumi.com

Instagram

Twitter

Facebook