Please wait... X

Berita PDI Perjuangan Ajak Kalangan Profesional Membumikan Pancasila

PDI Perjuangan, 27/Sep/2017

PDI Perjuangan Ajak Kalangan Profesional Membumikan Pancasila

Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) DPP PDI Perjuangan kembali menggelar Kursus Politik II Pancasila bertema Jiwa dan Kepribadian Bangsa di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jl. Diponegoro, Jakarta Pusat, Minggu (24/9/2017). Sebelumnya PDI Perjuangan telah menyelenggarakan Kursus Politik I dengan peserta para wartawan di Kantor DPP, Lenteng Agung Agung. Pada Kursus Politik kedua ini PDI Perjuangan memfokuskan pada kalangan profesional yang berasal dari beberapa pengusaha, pengacara hingga karyawan dari berbagai perusahaan.

Kegiatan Kursus Politik II dibuka oleh Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Hasto mengatakan pelaksanaan kursus politik sudah seizin Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Hal itu merupakan bentuk keterbukaan partai dalam memanfaatkan putra dan putri bangsa untuk mengelola negara.

"Bisa bayangkan kalau partai tidak membuka diri dan tidak melakukan kursus politik serta rekrutmen terhadap putra-putri bangsa yang punya kompetensi untuk mengelola negara. Karena melihat tantangan itu, kami meminta izin kepada ibu Megawati dan sesuai arahan beliau, maka dilaksanakan Kursus Politik Pancasila Jiwa dan Kepribadian Bangsa ini," kata Hasto saat memberikan pidato sambutan.

Hasto menambahkan peserta yang ikut dalam kegiatan kursus politik tidak harus bergabung dalam keanggotaan partai politik. PDI Perjuangan mengajak kalangan profesional untuk bersama-sama membumikan Pancasila, sehingga bisa lebih kuat dan melawan ideologi-ideologi yang masuk untuk berusaha mengganti Pancasila.

"Pancasila yang membumi adalah Pancasila yang dipraktikan dalam politik dan kebudayaan," kata Hasto.

PDI Perjuangan mengajak semua kalangan bergandengan tangan agar terus membumikan Pancasila. Upaya pembumian Pancasila ini untuk menangkal bahaya ideologi kapitalisme, liberalisme, khilafah dan lainnya.

“Kita bergandengan tangan bekerja sama untuk menjadikan Pancasila semakin kokoh, kuat, bersatu demi kejayaan Indonesia Raya," ujarnya.

Selain itu, kursus politik yang diinisiasi PDI Perjuangan merupakan bentuk ekspresi dan pengkajian kebudayaan bangsa. "Kami mewujudkan rumah partai sebagai rumah kebudayaan, rumah bagi rakyat Indonesia sekaligus ruang pengkajian kebudayaan bangsa," jelasnya. 

Dalam rangkaian acara Kursus Politik II diputar film "Pancasila: Cita-Cita dan Realita" tentang pidato Sukarno dalam menggali nilai-nilai luhur bangsa serta semangat melahirkan Pancasila. Film tersebut disutradarai Tino Saroengallo dan Tio Pakusadewo. Sejumlah tokoh terlihat hadir dan memberikan sambutan antara lain, Wakil Sekjen PDI Perjuangan Ahmad Basarah, Deputi Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP) Haryono, Bupati Badung Provinsi Bali I Nyoman Giri Prasta, dan Bupati Banyuwangi Provinsi Jawa Timur Abdullah Azwar Anas. Para tokoh ini memberikan materi seputar kepemimpinan mereka dalam memimpin daerah yang sejalan dengan semangat dan jiwa Pancasila. Kursus Politik II dibuka pada pukul 09.10 WIB hingga pukul 21.30 WIB. (pram)

Instagram

Twitter

Facebook