Please wait... X

Berita Jadikan Kantor Partai Sebagai Rumah Rakyat

PDI PERJUANGAN, 19/Sep/2017

Jadikan Kantor Partai Sebagai Rumah Rakyat

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menyerukan kantor partai mulai dari DPP, DPD, DPC hingga PAC menjadi rumah bagi rakyat untuk ruang aspirasi dan tempat pendidikan politik rakyat. Saat meresmikan kantor DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara (Sulut), Megawati menegaskan kepada para pengurus PDI Perjuangan Sulut, agar memberi ruang bagi masyarakat dan anggota untuk datang di kantor.

Putri Presiden Soekarno ini juga mengungkapkan akan terus memantau apakah kantor partai akan ramai dikunjungi masyarakat atau sepi-sepi saja. “Pesan saya sayangilah rumah ini, jadikan selalu ruang pertemuan dan aspirasi bagi masyarakat serta anggota. Tetap kompak untuk memenangkan PDI Perjuangan dimanapun berada,” tegas Megawati seperti ditulis halaman beritamanado.com.

Gayung bersambut seruan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menembus hingga ke kantor DPD PDI Perjuangan Banten. Hal ini terungkap saat Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto memberikan pengarahan kepada ketua dan sekretaris DPC PDI Perjuangan se-Banten yang sedang mengikuti kegiatan pelatihan manajemen dan kesekretariatan partai di kantor DPD PDI Perjuangan Banten, Serang, Senin (4/9) lalu.

Hasto mengatakan bahwa sekretariat merupakan wajah partai politik, untuk itu pengurus partai di daerah mulai dari DPC dan DPD harus diberikan pemahaman soal manajemen dan kesekretariatan partai politik.

“Partai politik sebagai alat untuk mendidik rakyat, jadi kantor PDI Perjuangan harus terbuka untuk masyarakat. Ketua Umum DPP, Megawati Soekarnoputri telah menginstruksikan agar kantor PAC, DPC, dan DPD terbuka untuk masyarakat,” kata Hasto dilansir dari halaman semartara.com.

Hasto menjelaskan fungsi partai politik diwakili oleh sekretariat partai dalam kehidupan sehari-hari. Dalam proses memberikan pendidikan politik pada masyarakat, Bung Karno telah mencontohkan dengan sangat baik. Dimana dulu Partai Nasionalis Indonesia (PNI) dengan rutin memberikan pendidikan politik untuk masyarakat setiap hari Rabu.

 “Dulu Bung Karno dengan PNI menetapkan hari Rabu sebagai hari partai, dimana masyarakat bebas datang ke kantor partai. PDI Perjuangan juga demikian, kita ingin kantor partai membuka diri seluas-luasnya untuk masyarakat mendapatkan pendidikan politik,” jelasnya.

Saat ini, menurut Hasto, PDI Perjuangan di tingkat pusat sudah memulainya. DPP mengagendakan setiap satu bulan sekali menggelar kegiatan kursus politik pada masyarakat. “DPP sudah memulainya, memberikan pendidikan politik tanggungjawab semua pihak termasuk PDI Perjuangan. Dalam kursus politik, masyarakat diberikan pemahaman yang benar terkait ajaran Bung Karno, utamanya Pancasila,” tegasnya.

Terkait dengan pelatihan manajemen dan kesekretariatan partai yang diselenggarakan DPD PDI Perjuangan Banten, Hasto mengaku sangat bangga dan akan mendorong semua DPD melakukan kegiatan serupa.

“Pelatihan manajemen dan kesekretariatan dalam rangka melaksanakan fungsi partai politik yang memberikan pendidikan politik pada masyarakat di level daerah seperti ini, baru dilakukan PDI Perjuangan Banten. Maka dari itu, DPP akan mendorong semua DPD mengikuti apa yang telah dilakukan PDI Perjuangan Banten,” katanya.

Pelatihan manajemen dan kesekretariatan partai diikuti oleh semua pimpinan dan sekretaris DPC se-Banten sejak Senin pagi. Turut hadir pula Dewan Pertimbangan Daerah (Deperda) PDI Perjuangan Provinsi Banten, H Sukira, Ketua Plh DPD PDI Perjuangan Banten, Ahmad Basarah, Wakil Ketua Bidang Seni, Asep Rahmatullah yang juga menjabat Ketua DPRD Banten, Bendahara dan Sekretaris DPD serta seluruh pengurus DPD PDI Perjuangan Banten. (Pram)

Instagram

Twitter

Facebook